Bahasa Pria dan Wanita

Untuk hidup bahagia dalam menjalin suatu hubungan, kayaknya kita gak boleh melupakan dua macam bahasa, bahasa pria dan tentu saja bahasa wanita/perempuan.
“Seorang perempuan hanya perlu mengenal seorang pria dengan baik untuk mengenal semua pria. Sedangkan seorang pria mungkin mengenal banyak perempuan tapi tidak mengerti satupun dari mereka. “

“Mengapa pria bersikeras menawarkan solusi dan memberi nasehat?” (mungkin pria merasa berharga saat dia bisa memberi suatu solusi akan suatu masalah … )
Sementara si wanita berkata dalam hati, “Padahal aku hanya ingin bicara mengenai perasaanku saja, saat ini aku tak butuh solusi, tapi dia terus saja memotong pembicaraanku  dengan mengatakan apa yang harus aku lakukan, dia terus membuatku jadi gila…”
Pria selalu ingin melihat ada apa saja di seluruh saluran TV. Perempuan ingin meliat apa yang terjadi di satu saluran itu dengan mendalam. Pria tidak mau tahu apa yang ada di TV, mereka mau tahu ada apa lagi di TV”

Dengan kata lain :

Remote control bagi perempuan adalah alat untuk menganti saluran TV ke saluran lainnya. Sedangkan bagi pria, remot control adalah alat untuk melihat sepintas 20 channel dalam 1 menit”

Saat berjalan dengan Wanita (dan tersesat ), pria merasa gengsi dan tak mau untuk tanya pada pria lainnya. Jadi, mengapa memerlukan 4 juta sperma untuk menemukan dan membuahi sebutir sel telur? Karena tidak ada yang bertanya mengenai arah.”
Saat tersesat, pria tidak mau dibilang tersesat, dan berdalih bahwa mereka hanya menemukan jalur tujuan alternatif. Bagi seorang pria untuk mengakui bahwa mereka tersesat sama halnya dengan mengakui bahwa dia gagal melaksanakan kemampuan utamanya menemukan jalannya.

Perempuan memberikan satu angka untuk kegiatan atau hadiah, tak peduli pada ukurannya. Kalau pria memberlakukan sistem penilaian, mereka akan memberikan angka berdasarkan ukuran dari kegiatan atau hadiah tersebut.

Bagi perempuan, bukan ukuran atau nilainya yang jadi perhatian tapi frekuensi, sedangkan pria lebih memperhatikan ukuran atau nilai kegiatan tersebut daripada frekuensinya. Perempuan mencatat nilai-nilai tersebut dan tak akan pernah lupa. Pria tidak tahu banyak mengenai kehidupan teman-temannya dan perempuan lebih tahu banyak mengenai kehidupan teman-temannya.

Seorang pria akan mengetahui semua lelucon bagus yang diceritakan temannya tetapi tidak menyadari bahwa temannya itu sudah berpisah dengan istrinya.

Mengapa banyak Pria dewasa begitu menyukai mainan anak-anak? Apakah susunan otak pria didisain untuk tertarik  pada sesuatu yang mempunyai tombol, yang berhubungan dengan remot, motor, sensor, alat yang mempunyai lampu berkelap-kelip, dan bekerja karena batere. Ini sama halnya dengan semua jenis Video Game atau komputer game, GPS portable, alat2 yang bekerja secara otomatis, snipper canggih, pesawat ruang angkasa.”



Pertengkaran

Ada dua teori untuk bertengkar dengan perempuan, tak ada satupun yang bisa dipakai (Rodney Dangerfiled)

“Ketika seorang perempuan membagi rahasia dengan Anda, dia bukan berarti mengeluh, hal ini berarti dia mempercayai Anda”

Otak pria berorientasi pada solusi sedangkan otak perempuan berorientasi pada proses
Banyak perempuan menggunakan jurus “diam” untuk menghukum pria, tetapi pria lebih menyukai keheningan. Jika seorang perempuan ingin menghukum pria, cara paling gampang adalah dengan  berbicara dengannya tanpa henti dan menganti pokok pembicaraan secara terus menerus.

Melebih-lebihkan

Apakah Anda suka melebih-lebihkan pembicaraan? Baik pria maupun wanita suka melebih-lebihkan. Perbedaannya adalah pria melebih-lebihkan fakta dan data, sementara perempuan melebih-lebihkan emosi dan perasaan.

Beberapa contoh kalimat2 yang melebih-lebihkan:

  • “Aku sudah mengatakannya berjuta-juta kali kepadamu untuk memungut kembali handuk basahmu.”
  • “Kau selalu mengharapkan aku untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah, dan pada saat yang sama juga menjaga anak-anak.”
  • “Ketika aku melihatnya memakai gaun itu, aku serasa mau mati! “
  • “Kau selalu melakukan hal itu terhadapku sepanjang waktu.
  • Aku tidak akan pernah berbicara denganmu lagi ! “

Bagi seorang pria, kebiasaan perempuan untuk melebihkan ini bisa membuat sangat frustrasi karena otak pria bergantung pada fakta dan data dalam menilai suatu hal dan mengurai kata-kata. Pria akan menanggapi kata-kata berjuta-juta, semua, selalu, sepanjang waktu tersebut secara harfiah. Dan melontarkan bantahan-bantahan bahwa dia tidak selalu melakukannya setiap waktu. “Itu tidak benar…!” dia (pria) protes. “Aku tidak melakukannya kemarin malam dan sudah tidak melakukannya berminggu-minggu.”

Perempuan pun akan membantahnya dan menyebutkan berapa kali, tempat, dan tanggal dimana dia melakukan kesalah yang sama.  Si pria pergi dengan rasa terluka dan marah.

Kalimat Langsung dan Tak Langsung

Ketika  seorang perempuan berbicara, dia sering menggunakan kalimat tidak langsung. Bila perempuan menggunakan kalimat tidak langsung dengan perempuan lain biasanya tidak ada masalah, mereka cukup peka untuk mengerti maksud sebenarnya. Tetapi bisa menjadi bencana bila diterapkan pada pria. Pria menggunakan kalimat langsung dan mengartikan kata-kata secara harfiah. Mereka menganggap kurang terstrukturnya pembicaraan dan tujuan pada perempuan sangat mengganggu, dan menuduh perempuan itu tidak tahu apa yang mereka bicarakan, “Apa pokok pembicaraannya?, “Kemana arah pembicaraan ini?”, dan apa sebenarnya maksudnya? Seakan-akan perempuan itu pasien rumah sakit jiwa atau akan memotong pembicaraan dengan mengatakan “Kita kan sudah membicarakan ini berkali-kali.”, “Pembicaraan kita berputar-putar saja, terlalu sulit dan tak ada hasilnya.”… bla bla bla..

Kalimat-kalimat tidak langsung yang biasa dipakai perempuan ( kadang pria sulit mengerti ):

– “Kita perlu bicara” Maksudnya “Aku marah atau aku ada masalah.”
– “Kita perlu” Maksudnya”Aku mau”
– “Aku minta maaf” Maksudnya “kau akan menyesal”
– “Aku tidak marah” Maksudnya “Tentu saja aku marah”
– “Kau harus belajar komunikasi” Maksudnya “Pokoknya turuti saja kemauanku”

Solusi bagi pria :

Mengertilah bahwa tujuan seorang perempuan “berbicara” adalah untuk berbicara. Tujuannya adalah untuk merasa lebih baik dan untuk menjalin hubungan dengan anda tidak ada penyelesaian yang diperlukan. Dengarkan dan beri dukungan. Isi dari pembicaraan seorang pria tidak penting, partisipasinya-lah yg penting.
Solusi bagi perempuan :

Kalimat tidak langsung akan efektif jika digunakan oleh perempuan untuk menjallin hubungan  dengan perempuan lain. Tapi gunakan kalimat langsung apabila berbicara dengan pria, kecuali pria tersebut sudah mengenali bahasa tidak langsung itu. Berbicara langsung, mungkin pada awalnya akan sulit, tapi dengan latihan hal ini akan memberi anda hasil yang memuaskan dan anda tidak akan bertengkar dengan pria dalam hidup anda.

Satu Tanggapan to “Bahasa Pria dan Wanita”

  1. muslimpeduli Says:

    ada buku bagus: men are from mars, women are from venus. penjelasannya mirip yg ada di sini, tapi lebih detil. selamat membaca..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: